, SEMARANG – Kepala Eksekutif PT. Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono, mengumumkan telah menciptakan kesempatan dialog bagi individu atau kelompok yang tertarik menjadi pemodal di PSIS.
Namun demikian, Agung menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada investor baru yang benar-benar berminat untuk terlibat dalam pengelolaan PSIS Semarang.
Lebih dari satu minggu telah berlalu, tetapi sampai saat ini belum ada pihak pun yang tiba dengan cara formal atau mengungkapkan keinginan yang jelas.
"Kami telah menantikan kabar mulai dari rapat umum pemegang saham terakhir sampai hari ini tidak ada satu pun pihak yang tiba dengan status resmi," jelas Agung ketika diwawancara oleh para wartawan pada Sabtu (7/6/2025).
Oleh karena itu, Dia menginginkan agar hal tersebut cepat mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh dari para pemilik saham terbesar.
"Kemarin saya akan mengusulkan kepada para pemilik saham PSIS tentang kesiapsiagaan tim PSIS. Sebab pada rapat umum pemegang saham yang lalu, disebutkan untuk mencari secepatnya calon investasi baru," ungkapnya dengan tegas.
Dia menekankan bahwa tanpa bantuan dari para pemodal, PSIS akan mengalami kesulitan untuk memenuhi segala keperluan operasional serta aspek-aspek teknis tim tersebut.
"Siapnya tim menghadapi Liga 2 sangat tergantung pada tersedianya dana dan jelasnya petunjuk dari pengelola klub," tegasnya.
Agung pun prihatin bila PSIS ketinggalan dari tim-tim lain dalam aspek persiapan.
Karena menjelang kompetisi Liga 2, beberapa tim telah memulai persiapannya sedangkan PSIS masih belum menunjukkan kepastian.
Dia menekankan pentingnya waktu dalam pembentukan sebuah tim yang berkompeten.
"Tidak boleh ada penundaan berlebihan. Jika situasinya tetap begini, justru PSIS yang akan menderita karena kami perlu mempersiapkan diri," katanya.
Dalam keadaan tersebut, Agung menginginkan segera adanya tindakan nyata dari semua pihak pemilik saham guna merumuskan jalur masa depan bagi PSIS, termasuk juga memulai lagi dialog dengan calon investor yang memiliki potensi. (wan)