- Pihak Ridwan Kamil menegaskan bahwa Lisa Mariana seharusnya menjalani uji DNA sebelum memulai gugatan terhadap kliennya tersebut.
Seorang anggota tim pengacara Ridwan Kamil mengomentari tindakan Lisa Mariana yang meminta kliennya menjalani uji DNA.
Akan tetapi, sebaliknya dari persetujuan, pihak Ridwan Kamil justru menolak dengan menyatakan bahwa permintaan Lisa tidak tepat waktu.
Maka ketika membahas keputusan Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010 tentang status anak diluar ikatan perkawinan, terutama berkaitan dengan hubungannya dengan bapak kandungnya, hal ini harus divalidasi melalui kemajuan sains dan teknologi serta dukungan bukti-bukti tambahan yang menunjukkan bahwa si anak merupakan darah dagingnya," ungkap juru bicara tim pengacara Ridwan Kamil seperti disitat dari kanal YouTube Cuminocmi pada hari Sabtu tanggal tujuh Juni dua ribu duabelas lima.
Dia kemudian mengomentari permintaan Lisa terkait dengan tes DNA tersebut.
"Untuk menunjukkan kekuatan yang lebih besar, diperlukan uji DNA. Namun, hingga kini pihak pemohon belum menyertakan hasil tersebut," tambahnya.
Dia memberikan contoh dari sebuah kasus sebelumnya sebagai perbandingan.
Bila kita mengamati sejumlah kasus yang pernah menjadi sorotan media, karena melibatkan figur publik atau masyarakat terpandang, ternyata beberapa di antaranya telah ditolak.
"Mengapa? Alasannya adalah memang belum dilakukan tes DNA," jelasnya.
Dia mengharapkan panitera hakim untuk mencermati hal tersebut.
Maka di tempat ini kita mengajukan permohonan kepada para hakim begitu kan? Jadi, tes DNA tersebut perlu dilakukan sebelum gugatan atau sebelum bukti berupa surat dipersembahkan.
"Pastikan hal tersebut tidak berubah menjadi serangkaian permohonan dan tuntutan dari pihak pemohon agar dapat dilakukan uji DNA. Itulah yang keliru," tandasnya.
Di sisi lain, Lisa mengungkapkan kesediaannya untuk dipenjara jika hasil pemeriksaan DNA menunjukkan bahwa anak tersebut bukan merupakan keturunan dari mantan Gubernur Jawa Barat.
Lisa Mariana menyampaikan pengakuannya ketika sedang mengadakan konferensi pers pada hari Rabu (4/6/2025).
"Siap terkunci kalau hasilnya negatif," kata Lisa percaya, seperti dilansir Tribunnews di YouTube Intens Investigasi.
Akan tetapi, kepercayaan sang mantan model majalah dewasa tersebut tidak berdasarkan angin.
Dia menyatakan dengan tegas bahwa dia sepenuhnya yakin akan kebenaran yang dipegangnya.
Malahan, dia mengatakan bahwa kemungkinan mendapatkan hasil negatif sangat rendah untuk terjadi.
"Tidak mungkin hasilnya negatif, begitu saja," katanya dengan tegas.
Bukan hanya itu saja, Lisa juga menyampaikan ketidaknyamanannya tentang kemungkinan permainan hasil uji tes tersebut.
Menurut dia, apabila hasil uji memang menunjukkan negatif, maka bisa jadi datanya sudah dimodifikasi.
"Walau hasilnya negatif, saya menduga bahwa hasil tersebut telah dimanipulasi," katanya.
Lisa Mariana Kaget dengan Hasil Tes DNA, Pengacara Inginkan Dilaksanakan di 2 Lokasi Berbeda
Saat yang sama, kuasa hukum Lisa, Markus Nababan, berharap bahwa uji DNA akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda.
Markus menyatakan telah menghubungi seorang ahli medis dari luar negeri guna menangani tes DNA tersebut.
"Sudah melakukan riset dan sudah menghubungi sejumlah profesor-dokter di luar negeri yang pastinya bisa dipercaya," ungkapnya.
Markus mengatakan bahwa masalah Lisa serta Ridwan Kamil sebaiknya diatasi hingga tuntas.
Selain itu, permasalahan tersebut berkaitan dengan anak Lisa.
Harus benar-benar total, semuanya harus jadi bersih sempurna.
"Tidak ada bercanda disini," tegasnya.
Sebaliknya, Ridwan Kamil sudah menyangkal pernyataan yang disampaikan oleh Lisa Mariana.
Malahan, dia mengajukan tindakan hukum dengan melaporkan Lisa kepada pihak berwajib karena diduga mencemarkan nama baik.
Dengan bantuan pengacaranya, Muslim Jaya Butarbutar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa tuntutan Lisa tidak memiliki dasar.
"Mengikuti pernyataan tentang klaim yang disampaikan oleh sekelompok orang menyebut mereka adalah anak dari klien kami Bapak Ridwan, kita ingin memperjelas bahwa klien kami sudah menyangkal hal tersebut," kata Muslim, seperti dilansir dari YouTube Reyben Entertainment.
Muslim juga menganggap tuduhan itu sebagai fitnah.
"Pernyataan itu salah dan adalah pencemaran nama baik yang sangat buruk," tegasnya.
Lisa Mariana Mengklaim Rp 16,6 Miliar
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, diharapkan membayar sebesar Rp16,6 miliar kepada Lisa Mariana. Kuasa hukum RK tidak bersedia memberikan komentar mengenai hal tersebut.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, menganggap permintaan kompensasi sebesar Rp16,6 miliar dari Lisa Mariana terhadap kliennya sebagai hal yang kurang berarti.
Menurut dia, itu merupakan sesuatu yang lumrah.
"Sebenarnya tidak perlu dipikirkan begitu lama, kan?" kata Muslim, seperti dilaporkan dari YouTube Cumicumi pada hari Sabtu, 7 Juni 2025.
Dia akan menanggapi semua tuntutan Lisa di pengadilan.
"Tentunya segala tuntutan dari pihak pemohon tersebut akan kamijawab saat sidang berlangsung," tambahnya.
Muslim berpendapat bahwa tuntutan yang diajukan oleh Lisa pun sah dan wajar sebagai pihak penggugat.
"Sudah seharusnya menuntut apa pun yang dia inginkan," katanya.
Meski demikian, umat Islam meminta Lisa membuktikan hal tersebut kembali.
"Namun diperlukan bukti. Tidak mungkin mengajukan tuntutan begitu saja jika tak ada buktinya. Kalau nggak ada apa-apa untuk dibuktikan, lalu apa yang akan dituntut?" ujar Muslim sambil menyeringai. (*)
Artikel telah tayang di Tribunnews.com